Kenapa Lele Sakit Setelah Hujan dan Cara Mengatasinya

kenapa lele sakit setelah hujan

Kenapa lele sakit setelah hujan sering menjadi pertanyaan pembudidaya, terutama saat musim hujan berlangsung terus-menerus. Banyak kolam lele yang sebelumnya sehat tiba-tiba mengalami masalah, mulai dari lele terlihat lemas, nafsu makan menurun, hingga muncul penyakit seperti jamur dan infeksi kulit.

Kondisi ini bukan terjadi tanpa sebab. Hujan membawa perubahan besar pada lingkungan kolam yang secara langsung memengaruhi kesehatan ikan lele. Jika perubahan tersebut tidak dikendalikan, lele akan mudah stres dan terserang penyakit.

Perubahan Kualitas Air Setelah Hujan

Salah satu alasan utama kenapa lele sakit setelah hujan adalah perubahan kualitas air yang terjadi secara mendadak. Air hujan umumnya memiliki pH lebih rendah sehingga membuat air kolam menjadi lebih asam.

Penurunan pH secara tiba-tiba menyulitkan lele untuk beradaptasi. Selain itu, hujan juga menurunkan suhu air kolam. Suhu yang lebih dingin dapat memperlambat metabolisme ikan dan menurunkan daya tahan tubuhnya.

Masuknya Zat Asing ke Dalam Kolam

Air hujan tidak hanya membawa air bersih. Hujan juga membawa lumpur, sisa pupuk, dedaunan, serta kotoran dari sekitar kolam. Zat-zat ini meningkatkan kadar bahan organik di dalam air.

Jika bahan organik menumpuk, kualitas air akan menurun dan mikroorganisme patogen lebih mudah berkembang. Dalam kondisi ini, lele menjadi lebih rentan terserang penyakit.

Stres Ikan Sebagai Pemicu Penyakit

Stres merupakan faktor penting yang menjelaskan kenapa lele sakit setelah hujan. Perubahan pH, suhu, dan kualitas air yang terjadi secara cepat membuat lele mengalami tekanan lingkungan.

Lele yang stres akan mengalami penurunan sistem imun. Lapisan lendir pelindung di tubuh ikan melemah sehingga bakteri dan jamur lebih mudah menempel dan berkembang.

Jenis Penyakit yang Sering Muncul Setelah Hujan

Penyakit yang paling sering muncul setelah hujan adalah jamur. Jamur biasanya ditandai dengan bercak putih seperti kapas di kulit lele. Selain jamur, lele juga rentan terkena infeksi bakteri yang menyebabkan luka dan sirip membusuk.

Pembahasan khusus mengenai kondisi ini dapat kamu baca pada artikel kenapa lele jamuran setelah hujan sebagai referensi tambahan.

Ciri Lele Mulai Sakit Setelah Hujan

Lele yang mulai sakit biasanya menunjukkan perubahan perilaku. Ikan terlihat lebih pasif dan sering diam di dasar kolam. Nafsu makan menurun meskipun pakan diberikan seperti biasa.

Secara fisik, tubuh lele tampak kusam, muncul bercak putih, atau luka kecil di kulit. Jika tidak segera ditangani, penyakit dapat menyebar dengan cepat ke ikan lain.

Cara Mengatasi Lele Sakit Setelah Hujan

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menstabilkan kualitas air. Buang sebagian air kolam dan ganti dengan air bersih secara bertahap agar pH dan suhu kembali normal.

Tingkatkan aerasi untuk menjaga kadar oksigen terlarut. Oksigen yang cukup membantu lele pulih dari stres. Penggunaan probiotik kolam juga dianjurkan untuk menekan pertumbuhan mikroorganisme patogen.

Lele yang sudah parah sebaiknya dipindahkan ke kolam karantina agar penyakit tidak menyebar.

Pencegahan Agar Lele Tidak Mudah Sakit Saat Hujan

Pencegahan menjadi solusi terbaik. Buat saluran pembuangan agar air hujan tidak langsung masuk ke kolam. Penutup kolam juga dapat membantu mengurangi perubahan kualitas air secara ekstrem.

Selain itu, kurangi pemberian pakan saat hujan deras karena metabolisme lele melambat. Pemantauan kondisi air secara rutin sangat penting untuk mencegah masalah sejak dini.

Kesimpulan

Kenapa lele sakit setelah hujan berkaitan erat dengan perubahan kualitas air, masuknya zat asing, dan tingkat stres ikan. Penurunan pH, suhu, serta meningkatnya bahan organik membuat daya tahan lele menurun.

Dengan pengelolaan kolam yang tepat, penanganan cepat, dan langkah pencegahan yang konsisten, pembudidaya dapat menjaga lele tetap sehat meskipun musim hujan berlangsung.

Artikel budidaya lele dan panduan lainnya dapat dibaca di emediaidentity.com sebagai referensi terpercaya.

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *